Friday, November 25, 2011

E-KTP


Kantor Kelurahan di setiap wilayah baru-baru ini menerapkan Elektronik Kartu Tanda Penduduk yang biasa kita sebut E-KTP. Dalam tahap pengalihan dari KTP lama menjadi E-KTP ini dilakukan di kelurahan setempat. Jadi, setiap kelurahan melayani warga di sekitarnya yang mencakup wilayah kelurahan tersebut.
 Tujuan dari perubahan sistem dari KTP lama menjadi E-KTP untuk menghindari kemungkinan seseorang dapat memiliki lebih dari satu KTP yang dapat disalahgunakan untuk :
-            Menghindari pajak
-            Memudahkan pembuatan paspor yang tidak dapat dibuat di seluruh kota
-            Mengamankan korupsi
-            Menyembunyikan identitas
 Untuk mengatasi duplikasi tersebut sekaligus menciptakan kartu identitas multifungsi, digagaslah e-KTP yang menggunakan pengamanan berbasis biometrik.
Autentikasi menggunakan biometrik yaitu verifikasi dan validasi sistem melalui pengenalan karakteristik fisik atau tingkah laku manusia. Ada banyak jenis pengamanan dengan cara ini, antara lain sidik jari (fingerprint), retina mata, DNA, bentuk wajah, dan bentuk gigi. Pada e-KTP, yang digunakan adalah sidik jari.
 Berhubungan dengan jenis pengamanan diatas, maka pembuatan e-KTP juga meliputi pengambilan sampel sidik jari yang dilakukan di kelurahan dimana kita berdomisili.
Tujuan penggunaan biometrik pada e-KTP adalah sebagai berikut:
  1. Mencegah adanya pemalsuan
    Dengan biometrik, autentikasi dilakukan dua tahap, yakni:
    • what you have (apa yang kamu punya) melalui fisik kartu e-KTP
    • what you are (seperti apa kamu) melalui identifikasi biometrik
Jika terjadi kehilangan kartu, maka orang yang menemukan kartu e-KTP milik orang lain tidak akan dapat menggunakannya karena akan dicek kesamaan biometriknya.
 Mencegah adanya penggandaan
  1. Dengan e-KTP, seluruh rekaman sidik jari penduduk akan disimpan di AFIS(Automated Fingerprint Identification System) yang berada di pusat data di Jakarta.
 Jadi analisis sistem informasi diatas mempunyai :
  1. Input      : Data warga melalui KTP   lama/konvensiaonal dan database di kelurahan yang sudah ada
  2. Proses    : Pengambilan sidik jari dan pengolahan data yang ada
  3. Output   : e-KTP (Elektronik Kartu Tanda Penduduk)

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...